Rabu, 06 Januari 2016

Masalah tiket menjadi problem besar bagi pariwisata Gunung Bromo.Liputan6.com, Malang - Aktivitas vulkanik Gunung Bromo yang sedang tinggi tetap menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung. Meski jumlah kunjungan turun drastis, masih ada ratusan orang setiap harinya datang ke gunung suci warga Tengger tersebut.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Ayu Dewi Utari mengatakan, saat kondisi normal jumlah kunjungan ke Bromo bisa mencapai 5.000 orang per hari, terutama saat libur panjang seperti saat ini.

"Sekarang ini hanya ada sekitar 150 orang per hari yang datang. Wisata kaldera memang kami tutup untuk wisatawan. Tapi pemandangan erupsi Bromo yang luar biasa tetap bisa dilihat dari jauh," kata Ayu Dewi di Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/12/2015).

Kaldera Bromo yang terdiri dari savana, padang pasir, dan kawah ditutup untuk kegiatan pariwisata sejak status gunung dinaikkan dari Waspada II ke Siaga III pada 4 Desember lalu. Pengunjung juga dilarang mendekat dalam radius 2,5 kilometer dari kawah Bromo.