Senin, 08 Februari 2016



Sony dan Simon Lewati Babak Pertama











Bangkok - Indonesia meloloskan tujuh wakil tunggal putra ke babak kedua Thailand Masters 2016. Dua pemain senior, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso, berhasil melewati babak pertama.

Pada pertandingan babak pertama di Nimibutr Stadium, Bangkok, Senin (8/2/2016), Sony mengatasi perlawanan unggulan kedelapan asal Korea Selatan, Lee Dong Keun. Dia menang rubber-game dengan skor 16-21, 21-15, dan 21-17. Lawan Sony di babak kedua adalah pebulutangkis India, Harsheel Dani.

Simon menang mudah saat bertemu pemain tuan rumah, Noppanai Singrueang, dengan skor 21-7 dan 21-9. Dia selanjutnya akan berhadapan dengan lawan dari China, Guo Kai.

Pemain muda Firman Abdul Kholik juga berhasil melangkah ke babak kedua. Firman mengalahkan Mohamad Arif Abdul Latif (Malaysia) dengan skor 21-12, 18-21, 21-12 dalam waktu 53 menit. Di babak kedua, Firman sudah ditunggu wakil Thailand, Pannawit Thongnuam.

"Arif adalah pemain yang bagus. Saya kalah di pertemuan sebelumnya di Macau Open 2015. Sekarang saya senang bisa membalas kekalahan saya walaupun tadi seharusnya bisa menang straight game. Arif punya pengembalian servis yang cukup menyusahkan untuk dikembalikan," tutur Firman dalam rilis PP PBSI yang diterima detikSport.

Wakil tunggal putra Indonesia lainnya yang juga lolos ke babak kedua adalah Evert Sukamta, Fikri Ihsandi Hadmadi, Akbar Panji, dan Andre Marteen. Sementara itu, Muhammad Bayu Pangisthu langsung tersisih di babak pertama.

Rabu, 06 Januari 2016

Masalah tiket menjadi problem besar bagi pariwisata Gunung Bromo.Liputan6.com, Malang - Aktivitas vulkanik Gunung Bromo yang sedang tinggi tetap menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung. Meski jumlah kunjungan turun drastis, masih ada ratusan orang setiap harinya datang ke gunung suci warga Tengger tersebut.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Ayu Dewi Utari mengatakan, saat kondisi normal jumlah kunjungan ke Bromo bisa mencapai 5.000 orang per hari, terutama saat libur panjang seperti saat ini.

"Sekarang ini hanya ada sekitar 150 orang per hari yang datang. Wisata kaldera memang kami tutup untuk wisatawan. Tapi pemandangan erupsi Bromo yang luar biasa tetap bisa dilihat dari jauh," kata Ayu Dewi di Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/12/2015).

Kaldera Bromo yang terdiri dari savana, padang pasir, dan kawah ditutup untuk kegiatan pariwisata sejak status gunung dinaikkan dari Waspada II ke Siaga III pada 4 Desember lalu. Pengunjung juga dilarang mendekat dalam radius 2,5 kilometer dari kawah Bromo.